Kamis, 29 November 2012

SI PADA MANAGEMENT


Arti Manajemen

Kata Manajemen berasal dari bahasa Perancis kuno ménagement, yang memiliki arti "seni melaksanakan dan mengatur." Manajemen belum memiliki definisi yang mapan dan diterima secara universal. Mary Parker Follet, misalnya, mendefinisikan manajemen sebagai seni menyelesaikan pekerjaan melalui orang lain. Definisi ini berarti bahwa seorang manajer bertugas mengatur dan mengarahkan orang lain untuk mencapai tujuan organisasi. Ricky W. Griffin mendefinisikan manajemen sebagai sebuah proses perencanaan, pengorganisasian, pengkoordinasian, dan pengontrolan sumber daya untuk mencapai sasaran secara efektif dan efesien. Efektif berarti bahwa tujuan dapat dicapai sesuai dengan perencanaan, sementara efisien berarti bahwa tugas yang ada dilaksanakan secara benar, terorganisir, dan sesuai dengan jadwal.



Perusahaan



·         Arti perusahaan : Secara umum perusahaan (business) adalah suatu organisasi di mana sumber daya (input), seperti bahan baku dan tenaga kerja diproses untuk menghasilkan barang dan jasa (output) bagi pelanggan. Tujuan dari perusahaan secara umum ialah laba/keuntungan. Laba (profit) adalah selisih antara jumlah yang diterima dari pelanggan atas barang atau jasa yang dihasilkan dengan jumlah yang dikeluarkan untuk membeli sumber daya alam dalam menghasilkan barang atau jasa tersebut.
·         Jenis - jenis perusahaan : 



1.        Perusahaan Manufaktur (Manufacturing) : Mengubah input dasar menjadi produk yang dijual kepada masing-masing pelanggan.
2.       Perusahaan Dagang (Merchandising) : Menjual produk kepada pelanggan tanpa mengubah bentuk barang dan jasanya.
3.       Perusahaan Jasa (Service) : Menghasilkan jasa untuk pelanggan.


Manager




·         Arti manager : Manajer adalah seseorang yang bekerja melalui orang lain dengan mengoordinasikan kegiatan-kegiatan mereka guna mencapai sasaran organisasi.
·         Peran manager : 
1.        Peran antar pribadi : yaitu melibatkan orang dan kewajiban lain, yang bersifat seremonial dan simbolis. Peran ini meliputi peran sebagai figur untuk anak buah, pemimpin, dan penghubung. 
2.       Peran informasional : meliputi peran manajer sebagai pemantau dan penyebar informasi, serta peran sebagai juru bicara.
3.       Peran pengambilan keputusan : meliputi peran sebagai seorang wirausahawan, pemecah masalah, pembagi sumber daya, dan perunding.



·         Yang dibutuhkan manager adalah :



1.        Keterampilan konseptual (conceptional skill) : Manager harus memiliki keterampilan untuk membuat konsep, ide, dan gagasan demi kemajuan organisasi. Gagasan atau ide serta konsep tersebut kemudian haruslah dijabarkan menjadi suatu rencana kegiatan untuk mewujudkan gagasan atau konsepnya itu. Proses penjabaran itu biasa disebut proses perencanaan atau planning. Oleh karena itu, keterampilan konsepsional juga meruipakan keterampilan untuk membuat rencana kerja.
2.       Keterampilan berhubungan dengan orang lain (humanity skill) : manajer juga memiliki keterampilan berkomunikasi atau keterampilan berhubungan dengan orang lain, yang disebut juga keterampilan kemanusiaan. Keterampilan berkomunikasi diperlukan, baik pada tingkatan manajemen atas, menengah, maupun bawah.
3.       Keterampilan teknis (technical skill) : Keterampilan teknis ini merupakan kemampuan untuk menjalankan suatu pekerjaan tertentu, misalnya menggunakan program komputer, memperbaiki mesin, membuat kursi, akuntansi dan lain-lain.


Sistem Informasi Management



Sistem informasi manajemen adalah bagian dari pengendalian internal suatu bisnis yang meliputi pemanfaatan manusia,dokumen, teknologi, dan prosedur oleh akuntansi manajemen untuk memecahkan masalah bisnis seperti biaya produk, layanan, atau suatu strategi bisnis. Sistem informasi manajemen dibedakan dengan sistem informasi biasa karena SIM digunakan untuk menganalisis sistem informasi lain yang diterapkan pada aktivitas operasional organisasi. Secara akademis, istilah ini umumnya digunakan untuk merujuk pada kelompok metode manajemen informasi yang bertalian dengan otomasi atau dukungan terhadap pengambilan keputusan manusia, misalnya sistem pendukung keputusan, sistem pakar, dan sistem informasi eksekutif.

Contoh dari Sistem Informasi Management :



1.        Sistem Informasi Manajemen Perusahaan 
2.       Sistem Informasi Manajemen Perpustakaan


BENTUK AKTIFITAS MANAGEMEN
Kegiatan Manajemen dihubungkan dengan tingkatannya di dalam organisasi. Kegiatan manajemen tingkat atas, menengah, dan bawah adalah berbeda.
Kegiatan-kegiatan manajemen mempengaruhi pengolahan informasi karena informasi yang dibutuhkan berbeda untuk masing-masing tingkatan.
Kegiatan manajemen untuk masing-masing tingkatan dapat dikategorikan sebagai berikut :
1.       Perencanaan Strategis
Merupakan kegiatan manajemen tingkatt atas (top manager).
Menurut Frederick H. Wu (Tata Sutabri, Sistem Informasi Manajemen)
“Perencanaan Strategis” adalah proses evaluasi lingkungan organisasi,penetapan tujuan organisasi dan penentuan strategi-strategi.
a.       Proses evaluasi lingkungan luar organisasi
Lingkungan luar organisasi selalu berubah, pengaruh lingkungan luar dapat berupa kesempatan pasar, teknologi, tekanan politik, social,persaingan, inflasi dan lain sebagainya.
Lingkungan luar dapat mempengaruhi jalannya organisasi dan perubahan ini mungkin dapat mengakibatkan perubahan strategi yang sudah ditetapkan.
b.      Penentuan tujuan
Tujuan adalah apa yang ingin dicapai oleh organisasi. Tujuan ditetapkan oleh manajemen tingkat atas dalam proses perencanaan strategis yang bersifat jangka panjang.
c.       Penentuan strategis
Manajemen tingkat atas menentukan tindakan-tindakan yang harus dilakukan organisasi dengan strategi mengerahkan semua kemampuan yang berupa sumberdaya organisasi seperti material,modal, personil dan sumberdaya serta kesempatan lingkungan luar  organisasi dengan maksud mencapai tujuan organisasi.
2.       Pengendalian Manajemen
Adalah proses meyakinkan bahwa organisasi telah menjalankan strategi yang sudah ditetapkan dengan efektif dan efisien.
Pengendalian manajemen merupakan tindakan taktik (tactical level), yaitu bagaimana manajemen tingkat menengah menjalankan taktik supaya perencanaan strategis dapat dilakukan dengan berhasil (biasanya bersifat jangka pendek kurang lebih satu tahun).
3.       Pengendalian Operasi
Adalah proses meyakinkan bahwa setiap tugas tertentu telah dilaksanakan secara efektif dan efisien.

YANG DI BUTUHKAN OLEH SEORANG MANAGER
1. Kepemimpinan (Leadership )Kepemimpinan merupakan persyaratan mutlak yang harus dipenuhi oleh seorang pimpinan proyek.Sebuah proyek sungguh membutuhkan kerja sama antar anggota team. Maka diperlukan seseorangyang memilik jiwa kepemimpinan yang andal, seseorang yang bisa mengordinasi dan bisamengarahkan anggota team agar apa-apa yang akan dikerjakan selalu merujuk pada tujuan proyek,agar semua komponen team proyek tunduk pada satu aturan. Dengan jiwa kepemimpinan iniseorang manajer proyek harus bisa memberikan arahan kepada team secara keseluruhan agarproyek sesuai dengan tujuan.

2. Keahlian memecahkan masalah (Problem Solving Skills )Seorang manajer dituntut untuk bisa memecahkan semua permasalahan yang terjadi selama proyekberlangsung. Permasalahan yang dimaksud di sini bukan hanya masalah teknis semata namun lebihdari itu. Permasalahan non-teknis pun harus bisa dtainganinya. Demikian juga permasalahan yangberkaitan dengan hal-hal yang menyangkut manajerial. Semua permasalahan yang disebutkan tadiharus bisa diselesaikan dengan baik dan mulus oleh seorang manajer proyek. Seorang manajerproyek harus bisa membuat suatu solusi masalah tanpa menimbulkan masalah yang baru. Inibukanlah pekerjaan yang ringan, hal ini membutuhkan jam terbang atau pengalaman di lapanganyang cukup tinggi.

3. Keahlian untuk menulis (Written Skills )Keahlian dalam penulisan juga merupakan hal yang tidak bisa dianggap remeh. Dengan penulisanyang jelas, singkat, dan padat, serta mengenai sasaran, maka tidak akan terjadi salah interprestasiatau salah penafsiran dalam pelaksanaan proyek. Seorang manajer proyek harus memilikikemampuan ini, pasalnya, jangan sampai anggota team salah menangkap maksud. Jika hal ini erjaditentunya arah pelaksanaan proyek juga akan melenceng dari sasaran sebenarnya. Kemampuanpenulisan yang dimaksud di sini meliputi banyak aspek, antara lain : penulisana project definition,project managemen plan, project monitoring and controlling. Di samping itu tidak kalah pentingnya

 SISTEM INFORMASI AKUTANSI
Sistem informasi akuntansi merupakan suatu sistem pengolahan data akuntansi yang merupakan koordinasi dari manusia, alat dan metode yang berinteraksi secara harmonis dalam suatu wadah organisasi yang terstruktur untuk menghasilkan informasi akuntansi keuangan dan informasi akuntansi manajemen yang berstruktur pula.

SISTEM INFORMASI MANAGEMEN
Suatu sistem informasi manajemen adalah Kumpulan dari manusia dan sumber daya modal di dalam suatu organisasi yang bertanggung jawab mengumpulkan dan mengolah data untuk mengahasilkan informasi yang berguna untuk semua tingkatan manajemen di dalam kegiatan perencanaan dan pengendalian

SISTEM INFORMASI GEOGRAFIS
SIG sebagai sistem komputer yang digunakan untuk memanipulasi data geografi. Sistem ini diimplementasikan dengan perangkat keras dan perangkat lunak komputer yang berfungsi untuk akusisi dan verifikasi data, kompilasi data, penyimpanan data, perubahan dan pembaharuan data, manajemen dan pertukaran data, manipulasi data, pemanggilan dan presentasi data serta analisa data.SIG sebagai sistem informasi yang digunakan untuk memasukkan, menyimpan, memanggil kembali, mengolah, menganalisis dan menghasilkan data bereferensi geografis atau data geospatial, untuk mendukung pengambilan keputusan dalam perencanaan dan pengelolaan penggunaan lahan, sumber daya alam, lingkungan, transportasi, fasilitas kota, dan pelayanan umum lainnya.

SISTEM INFORMASI KESEHATAN
Suatu sistem yang mengitegrasikan pengumpulan data, pengolahan, pelaporan, dan penggunaan informasi yang dibutuhkan untuk memperbaiki efektivitas dan efisiensi pelayanan kesehatan melalui manajemen yang baik pada semua tingkatan pelayanan kesehatan

SISTEM INFORMASI PARIWISATA

Sistem  informasi  adalah  sekumpulan  komponen  pembentuk  sistem
yang mempunyai keterkaitan antara satu komponen dengan komponen  lainnya
yang  bertujuan  menghasilkan  suatu  informasi  dalam  suatu  bidang  tertentu.
Dalam  sistem  informasi  diperlukan  klasifikasi  alur  informasi,  hal  ini
disebabkan  keanekaragaman  kebutuhan  akan  suatu  informasi  oleh  pengguna
informasi.  Kriteria  dari  sistem  informasi  antara  lain,  fleksibel,  efektif  dan
efisien.Sistem informasi juga berguna di bidang pariwisata untuk mempublikasikannya ke seluruh dunia tentang keindahan ,letak,dan banyak lagi.











0 komentar:

Posting Komentar